PERANTARA KANAN : lapor ! Kakak pembina, kami perantara kanan dan kiri, menghadapkan pemuda indonsia............ (sebut namanya) didepan dewan kehormatan ambalan pen egak in1, supaya ia dilantik menjadi pramuka penegak indonesia dan diterima menjadi anggota ambalan ini sebagai penegak bantara. Laporan selesai!
PEMBINA PENEGAK : Adik-adik perantara! Atas nama saudara-saudaramu seperjuangan dan seambalan, sebagai anggota yang tertua, sebelum saya melantik dan menerima calon penegak yang kalian kemukakan, terlebih dahulu saya berkewajiban meminta pertanggung jawaban dari pada¬mu sebagat perantaranya, mengenai perkembangan calon yang kalian kemukakan, baik segi kejiwaan mau¬pun segi kecakapannya. Berdasarkan pengetahuan dan pengalamanmu dari pergaulan dengan calon penegak sdr ini dimasa yang lalu, bagaimana pertanggung jawaban-mu, perantara kanan, mengenai segi kejiwaannya?
PERANTARA KANAN : Saya menyatakan bahwa calon ini bertekad baik untuk senantiasa berusaha mempertinggi harkat dan martabatnya sebagai manusia pancasilais sejati dan sebagai pemuda pramuka penegak indonesia dan dengan demi¬kian tidak mencemarkan nama baik ambalan kita.
PEMBINA PENEGAK : Terima Kasihi Sekarang Kepadamu Perantara Kiri, Bagaimana Pertanggung Jawabanmu di Segi Kecakapan?
PERANTARA KIRI : Saya berani menyatakan bahwa calon yang kami kemu¬kakan ini beritikad baik untuk senantiasa berusaha mempertinggi taraf dan nilai kecakapan dan dengan demikian dapat ikut menjaga dan mempertinggi taraf dan nilai darma bakti serta nama baik ambalan kita.
PEMBINA PENEGAK : Terima kasih adik-adik perantara! sekarang, saya tujukan kata-kata ini kepadamu adik pemuda indonesia, calon pramuka penegak indonesia (sebut nama) beranikah adik, membenarkan pernyataan ten- tang iktikadmu seperti yang dikemukakan oleh dua orang perantara itu, dengan demikian adik mengakui dengan tegas dan tandas bahwa adik suka dan rela bertanggung jawab untuk membuktikannya dengan nyata-nyata di masa yang akan datang.
CALON PENEGAK : Saya berani membenarkan pernyataan perantara-perantara itu.
PEMBINA PENEGAK : Kami puji dan kami hargai keberanian dan kesanggupanmu itu. Adik-adik perantara! Lepaskan calonmu dari apitanmu supaya ia dapat berhadapan sendiri dengan seluruh ambalan. (kedua perantara mundur selangkah). Adik! Sebelum kakak melantikmu dan menerimamu, perlu dan wajiblah kakak mengingatkan dan menegaskan sekali lagi bahwa :
PERTAMA :
Gerakan pramuka adalah "gerakan latihan" berangsur-angsur dan dengan cara yang tertata dan tertib menggeladi, membiasakan belajar dan berdaya upaya untuk dapat menguasai dan mengendalikan segala yang baik, yang baik bagi diri sendiri, maupun yang baik bagi orang lain. Bagi kita latihan bermakna : membina diri sendiri dan orang lain, agar kelak mampu membina masyarakat, bangsa, tanah air dan negara kita. Gerakan latihan ini, bagi penegak, adalah kancah latihan untukmu, olehmu, dan di bawah pimpinanmu dengan bantuan kami yang lebih tua, dengan maksud agar supaya hasil jerih payahmu tekun berlatih, selain dapat membina dirimu dan orang lain, dapat menjadikan dirimu sebagai manusia indonesia yang berjiwa Pancasila.
KEDUA :
Maksud itu dapat kita wujudkan dalam perikehidupan kita sehari-hari dari masa ke masa, baik sendiri maupun bersama-sama, dengan jalan bergerak dengan satu pedoman, ialah trisatya kita dan satu penunjuk jalan ialah dasa darma kita. Janji yang me¬rupakan ikatan batin antara kita dengan kita, yang mempersatukan cipta, karsa, rasa, dan karya kita. Ikatan batin yang mempersatukan kita dalam "barisan sukarelawan" pemuda pramuka penegak indonesia, calon-calon kader pandu indonesia baru, pelaksana amanat penderitaan rakyat yang berjiwa Pancasila.
KETIGA DAN TERAKHIR :
Akibat dari dua pengertian pokok itu, mudah-mudahan adik juga suka dan rela mengingat dan mewajibkan diri untuk bergerak, baik sendiri maupun bersama-sama sebagai "satu barisan persaudaraan" dari praja muda yang berkarya, yakni yang mewujudkan cita-cita itu dalam kehidupan sehari-hari atas nama Tuhan Yang Maha Esa
Benarkah Demikian...?
CALON PENEGAK : Benar!
PEMBINA PENEGAK : Berdasarkan kesadaran kita sebagai manusia putera indonesia. Kakak kunci penjelasan singkat itu dengan pertanyaan kepadamu : adik ........ (sebut namanya), apakah kedatanganmu kemari menghadap ambalan ini dengan maksud untuk dilantik dan diterima menjadi anggota dari barisan/angkat-an seperti yang kakak jelaskan itu?
Pembina penegak apakah adik, meskipun adik sekarang juga sudah tahu bahwa adik nanti akan senantiasa dapat memenuhi janjimu setepat-tepatnya, dan adik akan menjumpai kesukaran-kesukaran dalam pelaksanaannya, tetapi adik sekarang juga dapat, sanggup dan berani memutuskan dengan keteguhan hatimu bahwa adik akan senantiasa tetap bersungguh-sungguh untuk melaksanakan janji-mu, dan dapat dipercaya, jujur serta tegas pertanggung-jawabanmu atas segala fikiranmu, perkataanmu dan perbuatanmu?
CALON PENEGAK : Benar!
PEMBINA PENEGAK : Apakah adik, setelah adik melakukan acara mawas diri tentang soal-soal yang mengenai diri sendiri dan peri-kehidupanmu, adik sekarang sudah berketetapan hati bagaimana adik akan menggunakan waktu dalam hidup-mu selanjutnya?
CALON PENEGAK : Sudah!
PEMBINA PENEGAK : Perikehidupan kita sebagai makhluk manusia adalah perikehidupan bersama makh luk manusia lainnya, bukan hidup seorang diri, oleh karena itu pantaslah kalau kita berakhlak, yakni berbakti terhadap tuhan, terhadap pencipta dan berkarana ialah berdarma bhakti terhadap sesama makhluk.
Sanggupkah adik dengan bersungguh-sungguh menjalankan bhakti dengan iman terhadap tuhan yang maha esa menurut agama atau kepercayaan yang adik anut, dan menjalankan darma bhakti terhadap sesama hidup, tanpa mengharapkan upah ataupun balas apapun jua?
CALON PENEGAK : Sanggup!
PEMBINA PENEGAK : Sadarlah adik. Bahwa jalan adik menjadi pramuka penegak indonesia, adik masuk kedalam suatu "persaudaraan praja muda karana". Dalam persaudaraan itu kami tolong menolong dalam usaha kami untuk ber-amal untuk mengajak mewujudkan cita-cita k1ta bersa-ma. Dari padamu diminta kepatuhanmu untuk tekun ikut berusaha mewujudkan cita-cita kita.
CALON PENEGAK : Saya sadar....
(PEMBINA PENEGAK BALIK KANAN MENGHADAP AMBALAN, MENANYAKAN KEPADA AMBALAN, TENTANG DITERIMA TIDAKNYA CALON).
PEMBINA PENEGAK : Adik-adik anggota ambalan itulah penjelasan, pertanyaan-pertanyaan dan jawaban-jawaban yang wajib kita pikirkan sebelum pelantikan dan penerimaan anggota baru dalam ambalan penegak. Sesuai dengan adat lembaga dalam persaudaraan kita, maka setiap anggota yang hadir dalam dewan kehormatan ini berkewajiban untuk bersama-sama mendapatkan mufakat untuk mengabulkan atau menolak permintaan calon yang bersangkutan. Kakak akan mendengarkan ketukan tiga kali, dan sesudah ketukan yang ketiga setiap anggota tetap berdiri ditempatnya, maka itu berarti bahwa setiap anggota mufakat dan bersedia menerima calon ini.
(TOK-TOK-TOK).
( PEMBINA PENEGAK BALIK KANAN LAGI, BERHADAPAN DENGAN CALON)
PEMBINA PENEGAK : Calon telah memajukan permintaannya kepada ambalan, dan ambalan telah mufakat untuk mengabulkannya. Diatas dasar itu, pelantikan calon dapat kakak lakukan. Adik ............(sebutkan namanya). Sudah menjadi adat lembaga dalam kehidupan manusia, dan dalam hampir setiap agama untuk memulai sesuatu tindakan yang baik itu dengan lebih dahulu memanjatkan doa. Adat lembaga dalam persaudaraan kita kepada calon anggota untuk mendahului mengikrarkan trisatya pramuka indonesia itu dengan lebih dahulu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memanjatkan puji syukur, dan mohon kekuatan jasmani dan rohani, serta keteguhan iman, untuk bekal berbakti kepada orang tua, masyarakat, bangsa, negara dan agama. Berdoalah menurut agamamu sendiri!
(BERDOA MENURUT KEPERCAYAAN AGAMANYA)
PEMBINA PENEGAK : Adik....(sebutkan namanya) tinggalkan tempatmu,dan majulah mendekati kami!
(CALON PENEGAK BANTARA MAJU KEMUKA MENDEKATI PEMBINA, PEMBAWA SANG MERAH PUTIH MAJU MENDEKATI CALON DARI SEBELAH KANAN CALON )
PEMBINA PENEGAK : Dalam keadaan yang tenang peganglah ujung sang merah putih dengan tangan kananmu dan letakkanlah pada tempat jantungmu dan selama itu jantungmu berdetak, kamu senantiasa selalu ingat akan Satya dan Darmamu.
Dengan sikap ini, kami minta adik mengucapkan tri satya pramuka indonesia bersama dengan kakak. Tetapi ingatlah bahwa adik dipercaya tidak lagi memandangnya dari sudut pandangan seorang anak, melainkan dari sudut pandangan orang pemuda dewasa.
Selanjutnya marilah kita ucapkan Ulang Janjimu.
( PEMBINA PENEGAK MEMBACA/ MENGUCAPKAN TRI SATYA DITIRUKAN OLEH CALON PENEGAK BANTARA )
Trisatya
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:
- Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan Pancasila,
- Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat,
- Menepati Dasadarma.
PEMBINA PENEGAK : Saya dan kami semua percaya kepadamu sepenuhnya, bahwa adik akan senantiasa berusaha untuk menepati dengan segala kesungguhan hatimu dengan janji yang telah adik ucapkan . Selanjutnya saya lantik adik menjadi pramuka penegak bantara dan atas nama ambalan penegak , adik diterima sebagai anggota ambalan penegak kita.
(PEMBINA PENEGAK MENGAMBIL TANDA PENEGAK BANTARA DARI PETUGAS PEMBAWA TKU BANTARA, KEMUDIAN MENYERAHKAN KE CALON PENEGAK BANTARA )
Kenakanlah ,tanda bantara ini dengan penuh tanggungjawab , secara suka dan rela meletakkan sendiri atas kewajiban penegak-penegak indonesia di atas pundakmu. Adik sekarang berhak mengenalkan tanda bantara sebagai panji gerakan pramuka yang harus dijaga atas dasar kehormatanmu serta selalu berusaha senantiasa memelihara harkat dan martabatmu .
SELAMAT - SELAMAT !! (PEMBINA PENEGAK MENJABAT TANGAN CALON BANTARA YANG SEKARANG MENJADI PRAMUKA PENEGAK BANTARA BARU )
( Tanya jawab selesai, Perantara kanan dan kiri meninggalkan tempat, dilanjutkan dengan agenda sesuai dengan susunan acara yang dibuat )
di post oleh |
Minggu, 15 Desember 2013
Contoh Tanya Jawab Pelantikan Batara
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar