Sabtu, 03 November 2012
Minggu, 14 Oktober 2012
ANGGOTA PRAMUKA
Anggota Pramuka…..
ksatria teguh memegang janji
Teguh hati dan tak pantang putus asa
Sebab keputus asahan adalah bukan penyelesaian
Kamis, 11 Oktober 2012
LAMBANG KWARTIR DAERAH
Ini adalah Logo kwartir daerah sekaligus merupakan badge dari Gerakan
Pramuka di Propinsi. Badge daerah merupakan salah satu tanda pengenal
dalam gerakan Pramuka yang ditetapkan dalam Keputusan Kwartir Nasional
Gerakan Pramuka no 055 tahun 1982 dan no 005 tahun 1989. Sesuai dengan
peraturan tersebut bagde daerah berupa bentuk perisai dan bergambar ciri
daerah tersebut. Nah, berikut ini adalah gambar logo kwartir daerah
(badge daerah) yang berhasil penulis kumpulkan.
MORSE
Morse sebenarnya nama orang Amerika yang menemukan sebuah cara agar setiap manusia dapat saling berhubungan. Cara tersebut ditemukannya pada tahun 1837 tetapi baru dapat diterima untuk dipergunakan di seluruh dunia tahun 1851 dalam Konferensi Internasional.
MATERI PANDEGA
Raimuna
adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pandega
dalam bentuk perkemahan besar yang diselenggarakan oleh kwartir Gerakan
Pramuka, seperti Raimuna Ranting, Raimuna Cabang, Raimuna Daerah,
Raimuna Nasional.
Rabu, 10 Oktober 2012
SERAGAM HARIAN PENGGALANG
Pakaian
Seragam Harian, adalah pakaian yang dikenakan oleh semua anggota
Gerakan Pramuka pada waktu melakukan kegiatan kepramukaan harian.
Pakaian seragam harian juga digunakan pada waktu mengikuti upacara.
Selasa, 09 Oktober 2012
TEKNIK BERCERITA PRAMUKA SIAGA
|
|
|
1. Anak seusia Siaga mempunyai sifat-sifat suka mengkhayal, suka meniru, suka bermain.
2.
Berpangkal pada sifat anak yang suka berimajinasi, maka
kegiatan-kegiatan untuk Siaga harus dibungkus dengan ceritera-ceritera
sederhana yang baik dan menarik.
3.
Ceritera merupakan salah satu kesukaan bagi anak seusia Siaga, oleh
sebab itu ceritera digunakan sebagai salah satu alat untuk mendidik.
LAMBANG PENDIDIKAN PRAMUKA
Pernahkah
anda tahu bahwa lembaga pendidikan dan latihan Gerakan Pramuka (
Pusdiklat ) memiliki lambang tersendiri, seperti tampak pada gambar di
atas. Terdiri dari bagian/ bentuk seperti mata rantai, Juluran lidah
api, bintang, jantung yang berbentuk perisai dengan warna merah putih,
garis tebal katulistiwa dan lain – lain yang masing masing memiliki
arti/ makna. Lambang Pendidikan Gerakan Pramuka tercantum dalam Lampiran
Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramukan nomor 073/KN/1977
tentang Lembaga Pendidikan orang Dewasa dalam Gerakan Pramuka.
SANDI AMBALAN RACANA
Sandi Ambalan/ Racana
Pengertian.
Sandi Ambalan yaitu karangan atau ungkapan bebas berisi kode kehormatan dan gambaran pernyataan kata hati para pramuka penegak atau pandega di ambalan/ racana.
Cipta, rasa, karsa dan cita-cita terasa bermakna bagi para anggotanya, maka dengan adanya sandi ambalan/ racana dapat menunjukan sikap positif dan kreatif dalam kehidupan sehari – hari bagi ambalan/ racana tersebut.
AMBALAN PRAMUKA
Ketentuan umum
- Ambalan terdiri dari paling banyak 40 orang Pramuka Penegak.
- Ambalan Penegak putra terpisah dengan Ambalan Penegak putri.
- Ambalan terdiri dari satuan-satuan kecil yang dinamakan “Sangga” yang masing-masing terdiri dari 5 sampai 10 orang Pramuka Penegak.
- Pembentukan sangga dilakukan oleh Pramuka Penegak sendiri, dan bila diperlukan dapat dibantu oleh para Pembina dan Pembantu Pembina Pramuka Penegak.
SEKILAS TENTANG PRAMUKA
GERAKAN PRAMUKA INDONESIA (The Indonesia Scout Movement)
Sejarah Kepramukaan
Scouting yang di kenal di
Indonesia dikenal dengan istilah Kepramukaan, dikembangkan oleh Lord
Baden Powell sebagai cara membina kaum muda di Inggris yang terlibat
dalam kekerasan dan tindak kejahatan, beliau menerapkan scouting
secara intensif kepada 21 orang pemuda dengan berkemah di pulau
Brownsea selama 8 hari pada tahun 1907. Pengalaman keberhasilan Baden
Powell sebelum dan sesudah perkemahan di Brownsea ditulis dalam buku
yang berjudul “Scouting for Boy”.
SEJARAH PRAMUKA INDONESIA
Pramuka Indonesia
Gerakan Pramuka lahir pada tahun 1961,
jadi kalau akan menyimak latar belakang lahirnya Gerakan Pramuka, orang
perlu mengkaji keadaan, kejadian dan peristiwa pada sekitar tahun 1960.
Dari
ungkapan yang telah dipaparkan di depan kita lihat bahwa jumlah
perkumpulan kepramukaan di Indonesia waktu itu sangat banyak. Jumlah itu
tidak sepandan dengan jumlah seluruh anggota perkumpulan itu
Langganan:
Postingan (Atom)




